- Sebagai contoh, melihat. Pada awalnya, tidak ada penglihatan. Tetapi jika indera mata baik, objeknya muncul, ada cahaya, dan perhatian Anda tertuju pada objek tersebut. Keempat kondisi ini bersatu maka terjadilah melihat. Begitu ia muncul, maka ia lenyap. Tidak ada lagi. Jadi kita katakan bahwa melihat itu tidak kekal. Hal ini tidak mudah bagi orang awam untuk mengetahui bahwa melihat adalah tidak kekal.
- Mendengar lebih mudah dipahami. Pada awalnya tidak ada pendengaran. Tapi jika indera telinga baik, suara muncul, tidak ada penghalang, dan perhatian anda tertuju padanya - jika keempat kondisi ini bersatu maka terjadilah pendengaran. Ia muncul dan kemudian lenyap. Tidak ada lagi. Jadi kita katakan bahwa pendengaran itu tidak kekal.
The Good Guidance for Vipassanā Yogī By Ven: Mahāsī Sayādawji (Questions are created by Thārmanaykyaw Mahāgandāyon Sayādaw)